Senin, 21 September 2015

Plt Gubernur Riau Harus Berani Tegas Terhadap Perusahaan

Asap yang berkepanjangan di riau sudah sejak dahulu hingga kini belum selesai, pemerintah juga terkesan mandul dalam mengatasi masalah asap yang terjadi di riau, bahkan menghabiskan dana yang sangat mahal tetapi hingga triliunan yang dikeluarkan oleh pemerintah baik pusat maupun daerah.

Sebenarnya ada hal yang terlupakan oleh pemerintah riau kususnya dalam mengatasi kabut asap diriau. Yang pertama adalah tidak ada sanksi tegas terhadap perusahaan yang terbukti membakar lahan, yang selalu menjadi saasaran selalu masyarakat kecil, padahal itu hanya sebagian kecil pembakar yang tertangkap. Kita tidak pernah tau siapa dalang dibalik itu semua.  itu artinya pemilik lahan atau perusahaan tidak pernah terkena sanksi.


Kedua dalam menangani permasalah kabut asap pemerintah selalu saja menggunakan cara lama,yaitu dengan menyewa helicopter untuk memadamkan titik api, padahal kalau kita kaji sisi hematnya itu merupakan pemborosan bisa menjadi proyek tahunan bagi orang yang memanfaatkannya.
Ketiga tidak ada upaya dalam pencegahan baik dari pemerintah sendiri maupun dari kalangan sipil. Ini yang menjadi permasalah selama ini bagi pemerintah daerah maupun pusat.

Oleh sebab itu Himpunan Mahasiswa Islam (HMI-MPO) Badko Sumatera Raya menawarkan solusi bagi pemerintah :
1.      Pemerintah daerah harus memberikan sanksi berat terhadap perusahaan yang telah terbukti membakar hutan, dan mengambil alih lahan yang terbakar serta mencabut izin perusahaan.
2.      Jangan menyewa lagi helicopter untuk pemadaman maupun membuat hujan buatan, bila perlu beli untuk antisipasi jika kabut asap dating lagi. Hal ini merupakan penghematan anggaran, dan anggaran bisa dialihkan kepada kebutuhan lainnya.
3.      Harus ada tim pencegahan baik yang dibentuk dari kalangan pemerintah, ataupun dari kalangan masyarakat sipil agar sewaktu-waktu bisa kita hindari datangnya kabut asap.
Tiga poin itulah yang menjadi tawaran Badko HMI MPO agar kita bersama bisa terbebas oleh asap.


Mizan Musthofa (Ketum Badko Sumatera Raya)


EmoticonEmoticon