Tampilkan postingan dengan label Kongres Ke 30 HMI MPO. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kongres Ke 30 HMI MPO. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 Juni 2019

HMI: Menuju Mimpi

Siapa yang tidak mengenal HMI? Bagi kalangan mahasiswa, organisator, dan akademis, di tanah air pasti sangat mengenal organisasi HMI. Bahkan dunia pun mengakui keberadannya.
Hal ini terbukti dengan adanya desertasi kristian morville yang berjudul "German Minds, Madina hearts" 2004 dengan studi kasus HMI cabang Yogyakarta. Kristian menyebutkan, HMI critical reflection and independency are fundamental intelectual ideals.

Rabu, 14 Desember 2016

Kemana Arah dan Cita-cita Himpunan (Refleksi Milad HMI 14 rabiul awal 1438 H)

HMI-MPO
Kemana Arah dan Cita-cita Himpunan
(Refleksi Milad HMI 14 rabiul awal 1438 H)
Oleh: Kang Mizan

Perjalanan panjang Himpunan Mahasiswa Islam atau HMI (Read: MPO dan Dipo) saat ini, tidak terlepas dari sejarahnya. Sudah sepatutnya setiap kader tahu sejarah himpunan tercinta ini. Secara singkat HMI berdiri pada tanggal 14 rabiul awal 1366 H atau bertepatan

Jumat, 27 November 2015

Kader HMI MPO Menatap Masa Depan Bangsa

HMI (Himpunan Mahasiswa Islam)  merupakan organisasi kemahasiswaan yang cukup lama di dirikan oleh seorang mahsiswa bernama Lafran Pane. Pada tanggal Rabu Pon 14 Rabiul Awal 1366 H atau bertepatan 5 Febuari 1947 M di salah satu Ruang  kelas Sekolah Tinggi Islam (sekarang UII), Jogjakarta. Sejak berdirinya, HMI merupakan organisasi independen yang berbasis kemahasiswaan, yang mengutamakan kebebasan berfikir dan bertindak sesuai dengan hati nurani. Komitmen pada garis perjuangan Islam dalam bingkai keindonesiaan merupakan satu ciri idealisme yang selalu dipegang teguh oleh setiap kader HMI. Hal ini tercantum dalam tujuan awal HMI itu sendiri, yakni;