Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 07 Mei 2014

ANGGARAN DAN PROGRAM KEMISKINAN YANG TIDAK EFEKTIF DAN TIDAK EFISIEN Oleh Awalil Rizki

Kanda Awalil Rizki
Anggaran Kemiskinan dalam APBNP 2013 menurut publikasi resmi dari pemerintah semdiri adalah sebesar Rp 136,5 trilyun. Bagaimana pengaruhnya terhadap angka kemiskinan?

Meski belum ada Laporan realisasi, pelaksanaan tahun anggaran tersebut sudah terlewati, diasumsikan 100%. Sedangkan publikasi angka kemiskinan yang tersedia adalah tiap 6 bulan, publikasi Juli untuk kondisi Maret dan publikasi januari untuk kondisi September. Sebagai penyederhanaan kita memakai data kondisi September. Pada September 2013, jumlah orang miskin adalah sebanyak 28,55 juta orang atau 11,47 % dari total penduduk. Pada September 2012, jumlah orang miskin sebanyak 28,59 juta orang atau 11,66% dari total penduduk. Angka kemiskinan memang tampak turun dari 11,66% menjadi 11,47%. Tetapi jumlah penduduk miskin hanya berkurang sekitar 40 ribu orang. Prosentasenya tampak membaik karena adanya pertumbuhan jumlah penduduk total.

Rabu, 18 Januari 2012

ADMINISTRASI, MANAJEMEN, ORGANISASI, & KEPEMIMPINAN


BAB I
PENDAHULUAN

Manajemen juga berasal dari bahasa latin yaitu asal “monus” yang bererti tangan dan “agree” yang bererti melkukan, kata tersebut ahirnya digabungkan menjadi meneger yang artinya menangani. Setiap kita tidak terlepas dengan yang namanya organisasi dalam suatu kelompok masyarakat.

Merujuk dari al-qur’an kitab suci orang islam  bahwa seiap manusia adalah pemimpin dan akan diminta pertanggungjawaban atas kepemimpinannya kelak. Yang minimal dapat memimpin dirinya sendiri.

Menejemen berbasis masyrakat

BAB I
PENDAHULUAN
1.     Latar Belakang
Konsep melibatkan masyarakat dalam wadah POMG dan atau BP3 ini dilihat dari tanggung jawab pendidikan sesungguhnya sangat bagus. Hanya dalam kenyataannya, tidak semua organisasi tersebut berjalan dengan baik. Lagi pula, peran organisasi yang melibatkan orang tua siswa ini pada umumnya hanya sebatas pengumpulan dana yang dipelukan oleh masing-masing sekolah, terutama yang terkait dengan pemenuhan kebutuhan sarana fisik dan hal lain di seputar itu yang diperlukan oleh sekolah. Sekolah-sekolah yang memiliki BP3 dan orang-orangnya cukup paham terhadap misi dan visi pendidikan, ternyata memang dapat mengalami kemajuan. Akan tetapi sayang tidak sedikit POMG dan atau BP3 yang keberadaannya sekedar untuk memenuhi kebutuhan formal, sehingga adanya sama dengan tidak adanya.

John Calvin di Jenewa dan di Strasburg

 
Pendahuluan

Calvin dilahirkan pada tahun 1509 di Noyon, Perancis Utara. Tahun 1523, ia memulai studinya di sekolah menengah di Paris. Di sekolahnya, ia diarahkan kepada humanisme dan tradisi Abad Pertengahan. Sesuai dengan kemauan ayahnya, ia kemudian melanjutkan studinya di bidang ilmu hukum di Orleans dan di Bourges. Ketika itu, pengaruh humanisme di Perancis sangat besar. Di situ, Erasmus, humanis Belanda, sangat dihormati dan dijunjung tinggi.