Tampilkan postingan dengan label Psikologi Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Psikologi Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 Februari 2017

Rintihan Suci Wanita Sang Penanti

Rintihan Suci Wanita Sang Penanti
Oleh: Dhinda

Wahai Calon Imamku,..
Kunanti dirimu penuh ketabahan. 
Tekunlah dalam belajarmu, 
Gigihlah dalam perjuanganmu,
Kunanti dirimu dalam ketaatan.

Aku senantiasa membantumu menjadi lelaki penyabar
 sebab di sinipun aku berlatih untuk menyabarkan diri.
Kubantu dirimu mempunyai hati yang tabah 
karena setiap haripun aku mendidik hatiku menjadi tabah.
Dengan ketaatanku semoga engkaupun bertambah taat kepada-Nya.
Wahai calon imamku...
Tabahkan dirimu dalam menjalani lika liku perjuangamu. 
Gigihlah dalam membangun masa depanmu.
Sesungguhnya jodohmu sedang menanti. 
Menanti dalam ketaatan,..

Selasa, 01 Mei 2012

PENGERTIAN DAN KONSEP BERFIKIR

PENGERTIAN DAN KONSEP BERFIKIR

A.  PENGERTIAN BERFIKIR
Devinisi berfikir yang paling umum adalah berkembngnya ide dan konsep (Bochenski) dari Suriasumantri ( ed), 1983 ;52 didalam diri seseorang. Penkembangan ide  dan konsep ini berlangsung melalui proses penjalinan hubungan antara bagian-bagian infarmasi yang tersimpan dalam diri seseorang yang berupa pengertian-pengertian. “ berfikir” menvcakup banyak aktivitas mental. Kita berfikir saat memutuskan barang apa yang akan kita beli di tiko. Kita berfikir saat melamunsambil menunggu kuliah psikologi umum dimulai. Kita berfikirsat mencoba memecahkan ujian yang diberikan di local. Kita berfikir saat menulis artikel, makalah, surat, membaca buku, membaca Koran, merencanakan liburan, atau menghawatirkan suatu persahabatan yang terganggu.

Senin, 23 April 2012

Teori Kepribadian, Id, Ego, Superego Menurut Sigmund Freud

Teori Kepribadian, Id, Ego, Superego Menurut Sigmund Freud

Menurut teori psikoanalitik Sigmund Freud, kepribadian terdiri dari tiga elemen. Ketiga unsur kepribadian itu dikenal sebagai Id, Ego, dan Superego, yang bekerja sama untuk menciptakan perilaku manusia yang kompleks.

PERANAN GURU DI SEKOLAH DAN MASYARAKAT

BAB I
PENDAHULUAN

Guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa merupakan sosok yang sangat berwibawa yang sering kali menjadi panutan bagi masyarakat. Kata guru dalam bahasa Arab disebut Mu’allim dan dalam bahasa Inggris guru disebut dengan teacher yang memiliki arti A person whose occupation is teaching others, yaitu seseorang yang pekerjaannya mengajar orang lain (Muhibbin Syah, 2003; 222).
Guru adalah orang yang memberikan ilmu pengetahuan kepada anak didik. Guru dalam pandangan masyarakat adalah orang yang melaksanakan pendidikan di tempat tertentu, tidak mesti di lembaga pendidikan formal, tetapi bisa juga di masjid, surau, mushala, rumah, dan sebagainya (Syaiful Bahri Djamarah, 2000: 31). Maka guru di jaman sekarang sudah mendapat arti yang luas lagi dalam masyarakat. Semua orang yang pernah memberikan suatu ilmu atau kepandaian tertentu kepda seseorang atau sekelompok orang dapat disebut guru, misalnya: guru silat, guru senam, guru mengaji, guru menjahit, dan sebagainya (Ngalim Purwanto, 1988: 138). Namun dalam pembahasan berikutnya, guru yang dimaksud adalah seseorang yang mengajar di sebuah lembaga pendidikan, terutama di sekolah